Jumat, 17 Juni 2011

Sepotong Puisi dari Cerpen Ilalang Senja

Tuhan berilah satu jalan

Untuk aku bisa menatap kedepan

Tuhan

Bukankah aku terlahir atas izinmu

Dan akan mati karena Lazimu

Tuhan

Aku terlahir berbeda

Tak seperti mereka

Tuhan

Aku diberi perasaan salah

yang tak mampu terpahami

aku seperti sampah

yang mengotori ruang yang disebut bumi

Tuhan

Bukankah aku memiliki satu nyawa

dan satu cerita hidup

kenapa kau bedakan aku

kenapa kau tak samakan aku

Tuhan

Malamku malam yang sunyi

Setiap malam aku tersudut dikamar

menangisi siapa aku

mengapa aku begini

Tuhan

Hanya satu pinta doa dariku

Disaat aku harus kau ambil

Izinkan akau ketika menyebut

suci namamu

aku takut neraka

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar