Sabtu, 07 November 2015

Kisah Suporter 11 Tahun Terdampar di Negeri Orang

Karena ketinggalan rombongan.
Tidak pernah terbayangkan sebelumnya bagi Rudolf Bantle kalau harus menghabiskan 11 tahun hidupnya di Italia, padahal kampung halaman tidak terlalu jauh dari negeri Pizza. Semua karena ia harus pergi ke toilet sebelum laga selesai.
Bersama teman-teman menyambangi Milan untuk saksikan laga Champions League antara tuan rumah Inter dengan Basel. Tahun 2004, Rudolf masih berusia 60 tahun dan papan skor kala itu menunjukkan kalau Inter begitu perkasa dengan skor 4-1 dan sebelum peluit panjang berbunyi ia pergi ke toilet karena tidak tahan untuk buang air kecil.
berita bola,berita bola terkini,sepak bola,football manager super soccer,klasemen liga inggris, jadwal sepak bola,prediksi bola,liga inggris,liga champion,
Inilah awal dari petualangannya di kota mode. Usai dari kamar kecil ia kesulitan mencari rekan-rekan lantaran pertandingan sudah selesai. Hanya memiliki uang sebanyak 20 euro dan tidak membawa telepon genggam, mau tidak mau harus bertahan hidup dengan segala keterbatasan.
Kepolisian Swiss baru melaporkan dirinya sebagai orang hilang pada tahun 2011 atau tujuh tahun semenjak ia ditinggal oleh rekan-rekannya pulang. Tidak sedikit juga yang beranggapan kalau Rudolf sudah tutup usia.
 berita bola,berita bola terkini,sepak bola,football manager super soccer,klasemen liga inggris, jadwal sepak bola,prediksi bola,liga inggris,liga champion,
Selama masa perasingan ini ia hidup sanga minimalis, bisa bertahan dengan bantuan para warga lokal. Semakin menyatu dengan kota Milan maka ia berpindah haluan mendukung rossonerri lantaran Basel dihentikan langkahnya oleh Inter. Mendapat makan, begitu juga dana untuk kebutuhan sehari-hari bahkan ia memiliki jersey Milan lengkap dengan nama Kaka di punggung.
Semua itu akhirnya harus berakhir ketika di awal tahun ini Rudolf tersungkur hingga kakinya harus mendapat perawatan khusus. Ketika sampai di rumah sakit baru terlacak kalau ia tidak memiliki asuransi dan pihak berwenang langsung menghubungi perwakilan Swiss. Bertindak cepat mereka membawa pulang Rudolf setelah perkara dokumentasi selesai. Kini Rudolf sudah kembali menghuni kediaman selama 11 tahun ditinggalkan.
 
 
http://www.supersoccer.co.id/sepakbola-internasional/kisah-suporter-11-tahun-terdampar-di-negeri-orang/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar