Sabtu, 24 April 2010

Hidup Adalah Saling Melengkapi

Pada Bintang Malamku


Hari itu langit malam cerah. Taburan bintang dilangit malam itu lagi-lagi menemaniku, tapi tanpa sekelompok kunang-kunang yang biasa terbang rendah dan dekat. Aku kehilangan cahaya indah mereka, seperti aku kehilangannya tanpa tahu kenapa.

Tapi malam itu, satu bintang terang di langit malam yang cerah menyampaikan pesan atas tanyaku selama ini. Dan aku, hanya mampu terdiam. Merenung … melintas waktu yang telah lalu sebelum segalanya berubah. Aku hanya mampu membathin, “Tuhan, mestinya ini engga perlu terjadi andai saat itu kami bisa berpikir dengan jernih dan menyikapinya dengan bijak, bicara dari hati ke hati …” … aku hanya sanggup menarik nafas perlahan berharap tak ada airmata lagi tapi ternyata airmata itu tak mampu aku bendung. Malam itu, aku hanya mampu berdo’a dan berzikir agar airmataku tak tumpah lebih banyak lagi.

Bintang malam,
Maukah kau sampaikan padanya bahwa separuh hatinya masih tetap aku jaga untuknya seperti yang pernah dimintanya malam itu. Bahwa aku masih tetap menjaga tempat itu untuknya dan tak ada siapapun yang aku ijinkan untuk menempati tempat itu. Bahwa aku masih tetap disini untuk dia dan tak akan meninggalkannya … tidak kemarin, tidak hari ini, tidak juga esok.

Tolong sampaikan juga padanya bahwa bagiku, mereka dan masalaluku hanya teman-temanku dan mereka tidak sama seperti dirinya. Aku tak pernah lupa untuk menyebut namanya disetiap do’a diujung shalatku.

Untuk kamu, besok aku ingin menikmati indahnya taburan bintang dilangit denganmu dan semoga, saat itu akan ada kunang-kunang yang menemani kita.


Catatan Kecil Di Hari Kelahiran


2 x 24 jam menjelang hari kelahiran … adalah sebuah perenungan! Kilas balik, napak tipas, review … apapun lah namanya itu tapi ada sesuatu yang aku rasa, aku nikmati selama proses itu.

1 x 24 jam … I am happy!!!

Counting down … ucapan selamat mulai berdatangan, mulai ada yang mengingat hari kelahiranku karena REMINDER!

Dan dalam gelap, ruangan yang mulai sunyi … catatan kecil ini terlahir, menjelang hari kelahiranku

Ya Allah
Terima kasih atas apa yang telah Engkau berikan kepadaku selama ini
Sedih … Bahagia
Susah … Senang
Air mata … Tawa canda
Semua berbaur menjadi satu nikmat yang Engkau berikan

Ya Allah
Terima kasih atas rejeki dan barokah yang selama ini Engkau berikan kepadaku
Atas usia yang semakin mendekati batas yang telah Engkau tetapkan

Ya Rabb
Jadikan aku anak yang senantiasa berbakti bagi kedua orang tuaku
Jadikan aku seorang yang senantiasa membahagiakan bagi orang-orang disekitarku
Jadikan aku wanita mulia bagi pendamping hidupku

Lindungi aku dari segala keburukan
Dekatkan aku dengan segala kebaikan

Amin

Mensyukuri setiap tetesan nikmat yang telah diberikan oleh-Nya disetiap detik kehidupanku … [counting down to my birthday]

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar