Selasa, 09 Februari 2016

merindukan punya seorang kakak #kemarinYangIndah

merindukan punya seorang kakak #kemarinYangIndah
tengah malam. 28 desember 2015.

//aku pernah menyerah untuk menjagamu saat aku terlepas emosi hingga membuat mu menangis :'(




akhir akhir ini aku seperti merindukanmu. seperti melihat bulan yang terang sendirian di langit kelabu malam ini.
yah begitulah aku menilaimu.
seorang yang rapuh tapi tetap bersinar sendirian.
tanpa siapapun yang mengerti mu.




untukmu yang disana. terimakasih dan maaf aku tak bisa seutuhnya menjagamu.
terimakasih atas setiap kenangan. aku pernah punya seorang kakak dalam arti sesungguhnya. dan aku menjadi seorang adik.
walaupun itu hanya untuk sementara bagiku.


pada hakikatnya kita sudah saling kenal sejak lama. dari kita kecil lagi.
tapi jarak memisahkan kita.
aku hanya bisa bertemu denganmu di saat tertentu.

sejak dari dulu lagi. begitulah dirimu. gadis ayu yang ku panggil kakak.
tapi yah kita hanya se ikatan darah yang tak akrab.
bertemu sangat jarang.
tak mungkin saling mengenali.
hanya karena sebuah alasan otokratis. ikatan darah yang menyatukan kita.


 

kini entah takdir atau apa namanya.
kita bertemu di satu tempat.
kamu yang lari dari masalah disana.
dan aku yang baru saja kembali dari pulang kampung.

kamu tinggal disini. di tempat yang dipercayai agar kamu bisa menghindari masalah masalahmu.
tapi sayang, langkahmu salah kak.
kamu ber oposisi dengan orang orang yang tidak bisa membantu mu kak.
sekali lagi kamu salah langkah kak.
mereka hanya pura pura perduli denganmu.
tanpa berusaha menyelesaikan masalahmu.




tapi yah aku hadir setelah itu terjadi.
aku ada saat semua sudah terjadi.
dan aku bahkan sudah tak bisa berbuat apa apa.
aku terlambat tahu semua ini.
aku ingin sekali lari dan kabur dari tempat ini.
dan mencari kerja di ibukota dimana biasa aku kerja disana.


 

tapi aku tak bisa.
setidaknya aku harus berusaha menjagamu.
dari orang orang yang mencari kesempatan terhadapmu.
dari orang orang yang hanya akan menambah masalahmu.
dan dari anak anak muda generasi bangsa yang aku benci.
dari anak kecil yang bahkan tidak bisa mengeja NAMA NEGARA dengan benar !
dari anak kecil yang bahkan tidak akan mampu mencukupi dengan kebutuhanmu.
karena untuk mencukupi diri sendiri pun tak mampu.


iyah mungkin aku salah menurutmu.
kamu telah mengenalnya lebih lama.
kalian telah saling mengerti.
ah taik. semua itu omong kosong kak.
jika dia benar benar menyayangimu seperti ucapan yang keluar dari mulut busuknya.
pasti dia bisa berfikir tentang situasi dan kondisimu saat ini.
dan sampai detik ini pun kamu masih SANGAT percaya pada nya kak.
IYA DETIK INI KAK. SEKARANG BAHKAN SAAT KAMU SUDAH TIDAK DISINI.


kamu masih percaya pada nya.

maaf kak aku tidak bisa membohongi perasaanku.
selangkahpun aku tak akan mundur ingin menjaga kebaikanmu.
bahkan hingga titik darah terakhirpun akan ku korbankan demu kehidupanmu yang lebih baik.

tapi sayang !!
masalah disini sudah sangat banyak.
dan kamu sendiri lah yang tahu apa saja itu.
dan kini bukan saja alasan.


kenyataan nya kamu akan pergi dari sini.

yah mungkin nanti aku akan merindukanmu di sisi.
sama saat kamu ada disini.
saat kamu manja dengan segala masalah mu.
dengan deretan masalah yang kamu ceritakan seperti bait di lagu hip hop yang berjejer berkejaran.
saat kamu marah tertawa sedih gelisah.
saat kamu merasa gak suka saat aku terus meninggalkamu setiap ada telepon masuk yang aku gak suka.
saat kita keluar jalan jalan beli sesuatu.
yah paling aku rindukan adalah kebersamaan saat kamu minta di temani bertukar cerita sampai malam.
dan sebuah cerita tentang nasi goreng buatanmu.

  



kini semua tinggal cerita kak.
aku akan selalu mengingatmu.
semoga kamu baik baik saja disana.
aku akan selalu berdoa untuk kebaikanmu.
allah selalu melindungimu. amiin.
tak ada lagi langkahmu yang salah.
cepat selesai masalah masalahmu.












hingga nanti aku bisa melihatmu bahagia di usia tuamu.
tinggal di rumah yang kini masih dalam pembangunan.
tinggal lah disana dengan damai dan aku akan selalu menjengukmu.

terimakasih atas kenangan aku pernah mempunyai seorang kakak. 
dan kamu memanggilku adik.


 

 merindukan kemarin yang indah -merindukan punya seorang kakak-
wassalamualaikum.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar