Selasa, 21 April 2015

rentenir fc biografi

rentenir fc

Dimulai pada musim dingin ketika semua hal mulai membeku dan sistem yang ada mulai kaku, lahirlah bara yang mencairkan angkuhnya dinding es yang menampilkan kesombongan disekeliling bumi. Tepat pertengahan tahun 1996, muncul dua orang pemuda memulai Streetrock Legion dengan nama yang sedikit absurd “Rentenir” untuk menghempaskan semua belenggu yang ada. Adalah Rezh dan Djockie, dua sahabat yang mempunyai visi yang sama untuk mengangkat rona kehidupan nyata yang terjadi dan ada terasa disekitar kita dengan menuangkannya lewat riff-riff gitar penuh distorsi dan amarah dengan dentuman bass dan drum yang menghentak serta vokal yang realistis. Keduanya dipertemukan oleh Onoz yang kebetulan duduk satu sekolah dengan Rezh, yang kemudian mereka bertiga sepakat untuk mendirikan sebuah band dikarenakan sama-sama menyukai musik genre Oi!, dan mereka bertiga memulai perjalanan dengan posisi Rezh – Vocal, Djockie – guitar, Onoz – Bass dengan dibantu beberapa additional players pada Drum.

Setelah dua tahun malang melintang lewati suka dan duka dari gigs ke gigs, hingga akhirnya pada tahun 1998 mereka sepakat untuk menggarap sebuah album dengan titel “Oi! Shakedown Oi! 97-98” yang memainkan unsur musik Oi! Dicampur dengan irama PunkRock menghasilkan Oi!/Streetrock, dibantu personil baru untuk mengisi line up Rezh – Vocal/Drum, Djockie – Guitar, Onoz – Bass dan Bawoex – Drum/Back Voice. Mencoba meramaikan warna musik di daratan nusantara khususnya di level bawah tanah. Dan perjalanan pun dimulai.

Waktupun terus berjalan tak terhentikan, ada yang datang dan ada yang pergi. Kembali pada tahun 2000, Rentenir mempertegas eksistensinya dengan album ke-2 “Beer, football & Ruck n Roll”. Dimana pada album tersebut banyak sekali terinspirasi dari “Minuman keras, Sepakbola dan kesemrawutan yang terjadi di kehidupan nyata serta kebersamaan”. Line up pun terjadi perubahan, Rezh – Vokal, Djockie – Guitar, Tibot – Bass, Bawoex – Drum. Di album ini pula Rentenir pertama kali menuliskan sebuah lagu untuk klub sepakbola kebanggan Jawa barat dengan judul “Viva La Persib” dimana pada tahun tersebut masih asing untuk menemukan sebuah band di level bawah tanah yang menciptakan sebuah lagu untuk sebuah klub sepakbola, bahkan Rentenir pun menciptakan sebuah lagu untuk para pendukung setia Persib dengan judul yang sama dengan julukan para pendukung tersebut “Bobotoh”. Inilah tahun yang bisa disebut tahun kebangkitan Rentenir dan pembuktian eksistensi mereka di kancah musik nusantara.

Langkah demi langkah, jatuh dan bangun tak pernah menyerah untuk kesekian kalinya, di tahun 2004 tak ragu mereka kembali muncul setelah mengarungi banyak gigs dari kota-kota besar hingga kabupaten di dukung dengan banyaknya merchandise dan kreativitas. Terbukti produktivitas mereka dengan kembali beraksi mengusung album ke-3 dengan titel “Hooligan Take Over” yang semakin membuat nama Rentenir familiar dan menjadi band yang identik dengan olahraga sepakbola. Bahkan pada tahun sebelumnya Rentenir pun sempat diundang dan bermain di sebuah acara ulang tahun Persib yang ke-70 bersama band-band kawakan lainnya yang bertempat stadion Persib. Di tahun ini pun Line up kembali berubah, Rezh – Vokal, Djockie – Guitar, Tibot – Bass, Boi – Drum. Rentenir juga ikut berpartisipasi dalam beberapa rilisan kompilasi dalam maupun luar kota, diantaranya “Oi! The Penalty”, “Outskirts Punx And Skins”, “Freestyle”, “Oi! Attack! dan lain-lain.

Di awal tahun 2007, mereka sempat menggebrak dengan membuat acara anniverssary satu dekade perjalanan band bersama band seangkatan “Keparat”. Dengan tajuk acara bernama “10 Years of Hell (Rentenir Vs Keparat)” yang berlangsung sukses. Waktu terus menggeliat, hingga detik ini Rentenir masih bertaring dengan line up terbaru terbaik, Rezh – Vocal, Djockie – Lead Guitar, Tibot – Guitar, Brom – Bass, Boi – Drum. Pada tahun ini tepat di bulan Juli 2008 Rentenir kembali bangkit dengan semangat baru yang tak pernah pudar untuk menunjukan Streetrock sebenarnya dengan attitude yang ditunjukan para personilnya. Mereka siap memekikan dunia yang sudah terlihat lesu dan tampak mulai tua dengan album ke-4 mereka bertitel “BIG MATCH”. Berisikan 10 lagu terbaru tanpa kompromi tetap dengan tema-tema sosial yang nyata dan sisi lain sepakbola. Hingga detik ini Rentenir akan terus mengibarkan bendera Oi!/Streetrock dan akan terus menularkan hooliganisme di nusantara….Tetap Semangat!!!!.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar