Rabu, 13 Mei 2015

Suara sumbang jauh dari tribun #seorang ultras 2



ESON kembali ingin menulis tentang opini individu ku. Kunamakan Sebuah sajak suara atau rima ababil #yang terinspirasi dari sebuah lagu dari HOMICIDE - SEMIOTIKA RAJA TEGA 2006. Lagu tentang sosial, kebobrokan negeri ini sampai menyangkut KEBODOHAN PSSI selama ini.

Yah aku hanyalah seorang suporter arus bawah dari sebuah tim kota kecil yang tak di sejajarkan tim2 besar akibat pssi yang #begitulah.

Aku hanyalah suporter biasa yang tak selalu bisa hadir di stadion untuk mendukung tim kebangganku berlaga. Suporter yang muak karena sikap anggota pssi yang semakin hari semakin buruk !

Dari kering prestasi, pemain titipan, pembinaan usia dini macet, liga amburadul, pengaturan skor, gaji pemain macet, pembiakan calo tiket, bantuan fifa tak jelas kemana, kerusuhan suporter, hasil juara haksiar sewa stadion dll tak diberikan, suporter pemain pelatih meninggal karena konflik pssi, pssi yang tak mau transparansi tentang keuangannya. Dan banyak lagi borok yang harus cepat di sembuhkan demi sepakbola indonesia lebih baik dan berprestasi . Amiin.

Dan kini konflik teranyar adalah pihak pssi vs menpora saling salah benar kan liga indonesia (isl dan liga divisi bawahnya). Pihak menpora membekukan anggota2 dan tidak mengakui pssi. Pihak pssi masih ngotot dan mengancam2 dengan SANGSI FIFA kepada menpora. Saat menpora ingin menghentikan liga dan mencoret persebaya 2010 dan arema cronus 2011, pihak pssi dan para manajemen club marah besar, tapi ketika liga di bubarkan sendiri oleh pihak pssi ? Para manajemen klub seakan manut ke pssi dan BUNGKAM ! Jancok !

Saat para pemain bola idealis bersuara demi kebaikan bersama seperti bambang, kurniawan dj, rochy putiray dll. Ada juga pihak netral seperti poenaryo astaman cs. Dan pasti ada juga pemain yang pro pssi karena liang pangannya memang dari pssi.

Tak perlu panjang lebar lagi, itu udah cukup menjelaskan konflik sepakbola negeri saat ini.

Di satu pihak. Eson adalah sebagian dari suporter tim lokal yang pasti akan merasa dirugikan ketika liga di hentikan/di bubarkan. Seperti suporter lain, pemain, pedagang distadion, pedagang atribut, penikmat hiburan sepakbola dan pastinya mereka/kalian yang hidup dan di hidupi dari adanya sepakbola negeri ini ! Eson yang kangen dan besar di tribun !

Eson juga bagian dari para suporter dan warganegara indonesia yang MEMIMPIKAN DAN INGIN sepakbola indonesia sehat, profesional, dan pastinya berprestasi.
Saat timnas kembali diisi pemain terbaik seluruh negeri. Tanpa titipan politisasi.
Saat liga bisa di juarai tim kecil sekalipun, liga yang tak selalu di dominasi oleh juara2 pilkada daerah.
Saat semua warganegara berseragam suporter timnas dan bangga sebagai INDONESIA RAYA !

Yang bosan dengan konflik berkepanjangan tanpa prestasi. Bosan dengan anggota2 pssi yang bangsat. Bosan dengan cerita para pemain bayaran yang rela mengatur dan menjual pertandingan. Bosan dengan cerita ada nya tim yang mati dan tim sulapan yang mendadak ada atau pindahan daerah lain. Bosan dengan hasil korban sepakbola negeri ini.

Eson cuman bisa berharap. Saat ini para manajemen mau memikirkan kebaikan bersama, tenTang pemain, oficial, pelatih dan para suporter. Jangan pernah tunduk lagi pada federasi yang tidak bisa memberikan apa2 kebaikan untuk tim. Semoga konflik cepat selesai dan jalan keluar terbaik pssi vs menpora saat ini. Untuk menpora semoga liga PASTIKAN BERJALAN ! Untuk pssi semoga kalian diisi orang2 baru yang memang perduli sepakbola indonesia menjadi lebih baik. Dan INGAT PSSI, JANGAN LUPA TRANSPARASI KEUANGAN PSSI YA :)

Damailah indonesiaku. Damai sepakbola. Cepat sembuh dan sehat. Profesional dan berprestasi !!

#us12

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar