Senin, 13 September 2010

ARE YOU STRESS ??? O, NO… I HATE STRESS !!! LET, ENJOY YOUR LIFE !!!

Stress...Stress...Stress....O, No, No, No... !

Akhir-akhir ini, mungkin karena beberbagai kesibukan yang sangat menyita waktu, saya merasakan ada sesuatu yang mulai hilang dari diri saya. Saya mulai merasa kurang nyaman, otak rasanya mulai lemot, dan ide-ide brilliant saya terasa mulai terbang melanglang buana menjauhi diri saya. Hik….kenapa yach…something is wrong with me.

O, tidak….saya tidak mau itu terjadi, hahaha….

So pagi ini meski dikejar-kejar deadline yang tiada habisnya, after breakfast sengaja saya meluangkan waktu untuk membaca beberapa artikel yang berguna untuk mengurangi ketegangan yang akhir-akhir ini membelenggu….ceileh.

Nah..pas browsing, saya menemukan artikel yang bagus menurut saya. Penulisnya Bapak Dadang Hawari yang sangat popular bidang penangan masalah stress, depresi dan sejenisnya.

Yuk kita simak Definisi STRESS menurut beliau. (Oya…sebelum di bagikan utk para pembaca, numpang ijin pak Dadang, artikelnya saya copy dan ikut saya posting dib log saya).

Definisi STRESS adalah :
Respons tubuh yang sifatnya non spesifik terhadap setiap tuntutan beban atasnya (stresor psikososial).

Gejala stres didominasi oleh keluhan-keluhan somatik.

Cemas adalah respons psikologik terhadap setiap tuntutan beban atasnya (stresor psikososial). Gejala cemas didominasi oleh keluhan-keluhan kecemasan (ketakutan, kekhawatiran dan sejenisnya).

Sedangkan,
Depresi adalah : respons psikologik (mood) terhadap setiap beban atasnya (stresor psikososial).

Gejala depresi didominasi oleh keluhan-keluhan psikologik (kesedihan, kemurungan, hilangnya semangat hidup dan sejenisnya)

Dalam pengalaman praktek gejala stres, cemas dan depresi seringkali tumpang tindih.
(Idih jadi khawatir…kira-kira saya sudah mulai kena gejala ini nggak yach, wakakak…)

Stresor Psikososial, terdiri dari :

a. Perkawinan
b. Orangtua
c. Antar Pribadi
d. Pekerjaan
e. Lingkungan
f. Keuangan
g. Hukum
h. Perkembangan
i. Penyakit Fisik
j. Faktor Keluarga
k. Trauma

Susunan Saraf Pusat (Sistem Limbik, Sinyal Penghantar Saraf)

Kelenjar Endokrin
(Hormonal, Kekebalan)

Stres
Somatik

Cemas
Psikik

Depresi
Mood

Resiko Kepribadian :
(nah, saya masuk yang mana yach, coba saya simak lagi apa kata beliau)

Kepribadian Tipe “A” beresiko tinggi terkena stres

Kepribadian Tipe “B” beresiko rendah terkena stres

Kepribadian “Pencemas” beresiko tinggi terkena gangguan cemas.

Kepribadian “Depresif” beresiko tinggi terkena gangguan depresi.

Tipe Kepribadian “A” :
1. Ambisius
2. Kurang sabar
3. Terlalu waspada
4. Bicara cepat
5. Bekerja keras
6. Kepemimpinan otoriter
7. One Man Show
8. Waktu kaku/non fleksibel
9. Pergaulan “hostile”
10. Pengaruh kaku
11. Obsesi pekerjaan
12. Non under control

Tipe Kepribadian “B” :

1. Ambisi
2. Sabar
3. Waspada wajar
4. Bicara kalem/tenang
5. Bekerja santai
6. Kepemimpinan demokratis
7. Team Work
8. Tidak tergesa-gesa
9. Mutual benefit
10. Pengaruh fleksibel
11. Non obsesi pekerjaan
12. Under control

STRES

(lagi…)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar