Kamis, 16 September 2010

terbanglah pergi jauh dariku

Kadang kumerasa sendirian

Sahabat cuma diriku sendiri

Selalu terasa kesepian

Seakan orang-orang nggak ada

Yang pernah perduli

Andai ada seorang bidadari

Yang mau dengarkan isi hati

Andai ku hidup dengan bidadari

Dan tetap setia menemaniku

Yang lagi sedih dan sepi

Bersama kita menangis

Mengulangi ingatan tengah malam

Otakku melayang di kesunyian

Aku butuh teman yang berarti

Tetapi mereka sibuk memikirkan diri sendiri

Andai ada seorang bidadari

Yang mau mengajak aku pergi

Andai kuterbang ke bidadari

Yang menggenggam dan membawaku

Yang lagi sedih & sepi

Bersama kita menangis


=========================================

Cekal dicekal kritik beda pendapat
cekal dicekal dianggap biang rusuh
kami juga punya ide
kalian juga punya ide
musyawarah mufakat
musyawarah mufakat

Benak hitamku melayang menuju lorong hitam
Benak hitamku melayang menuju lorong hitam
Benak hitamku melayang menuju lorong hitam



jangan menangis.....
aku jadi bertanya..... tanya......

Sentuh kulitmu ingatkan aku pada ruang
Sesak menghimpit dadaku
Getaran rasa
Belai rambutmu khayali aku akan rimba
Lebat sesakkan langkahku
Ganas dan Liar !!



Tatap matamu ingatkan aku pada bintang
terang menyinari bumi disudut malam
lihat senyumu ingatkan aku akan sempuh
tumbuh dibenak hitamku naluri arak

Kupu kupu liarku terbanglah bersamaku
hinggaplah dimaduku hisap sari cintaku
kupu kupu liarku terbanglah bersamaku
hingaplah dimaduku hisap sari cintaku

Emosi lama masih terbawa saat pertama
Masa lalu membuat saling tak percaya
Frustrasi mendorong alam bawah sadar kita
Tuk lakukan hal gila yang tak terduga
Dekat-dekatlah dariku
Menagislah di pelukku
Kubersihkan muntahmu dan kubilas dengan air
Kukecup senyummu yang mengandung sesuatu
Kaubelai marahku dengan berikan kelembutan
Dan kausadari ceritaku penuh dendam
Jangan jauh-jauh dariku
Menangislah dipelukku
Tatapmu yang kosong samakah dengan mataku
Jiwamu yang kosong samakah dengan dadaku
Tatapmu yang kosong samakah dengan mataku
Jiwamu yang kosong samakah dengan dadaku
Jangan jauh-jauh dariku
Menangislah bersamaku

Rindu pada kedamaiankan..
tetapi kadangkala jiwa keberantakan
inginkan keganasan yang maksimum


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar